Bunuh Diri, Jalan Sesat Keluar dari Masalah!


KabarPos.Com - Miris. Aksi bunuh diri kerap jadi berita sensasional. Akhir-akhir ini banyak sekali berita tentang bunuh diri dengan alasan ingin keluar dari masalah. Padahal tidak ada masalah yang tidak memiliki jalan keluar. Hanya saja banyak yang berpikir pendek dan salah dalam memilih jalan keluar. Salah satunya dengan memilih jalan singkat yaitu bunuh diri. Yang lebih memprihatinkan lagi, aksi bunuh diri tersebut di rekam melalui video dan disebarkan melalui internet.

Seperti yang dikutip dalam (tribunnews.com, 17/03/2017) pelaku bunuh diri bernama Pahinggar Indrawan (35) membuat jagad raya geger dengan video siaran langsung aksi gantung diri di akun facebooknya. Diketahui bunuh diri karena ada permasalahan dalam rumah tangganya. Sebelum menyiarkan secara live aksi bunuh dirinya, Indra juga mengunggah sebuah video. Di video itu, dia menceritakan kesedihan karena ditinggalkan istrinya.

Mengakhiri hidup dengan cara gantung diri merupakan tindakan konyol yang dibenci dan bahkan tidak akan menuntaskan permasalahan. Malahan akan menambah banyak permasalahan. Bagi pelaku bunuh diri, ia akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Bagi  keluarga yang ditinggalkan, mereka akan menanggung beban si pelaku bunuh diri di dunia. Sungguh, tidak ada yang diuntungkan dari perbuatan keji ini, yang ada hanyalah kemudharatan akibat dari pelaku bunuh diri. Sebenarnya apa akar masalah yang menjadikan orang depresi dan stress sehingga memilih jalan bunuh diri?

Akar Masalah: Sekulerisme
Masyarakat dunia sekarang telah dikendalikan oleh sebuah sistem di mana aturan agama tidak dipakai dalam mengatur kehidupan. Sistem yang mengagungkan kebebasan beragama, berpendapat, berkepemilikan, dan kebebasan pribadi ini membuat hidup masyarakat menjadi semakin individualis. Karena sejatinya tujuan sistem (sekulerisme) ini adalah memisahkan agama dari kehidupan.

Sistem sekulerisme yang diterapkan saat ini sangat rentan membuat orang stres dan depresi berkepanjangan karena dalam menyelesaikan setiap permasalahan tidak didasari ketaqwaan kepada Allah Swt.  Keadaan masyarakat yang mudah stress dan depresi inilah yang kemudian memicu tingginya angka bunuh diri di dunia saat ini.

Islam Solusi Tuntas
Islam adalah satu satunya agama terlengkap yang mampu mengatur segala aspek kehidupan, tidak saja masalah manusia dengan Tuhannya, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan masyarakatnya. Satu-satunya cara untuk mengatasi tingginya angka bunuh diri ini adalah mengganti sistem kehidupan sekuler-liberal dengan sistem kehidupan Islam.

Penerapan Islam ini haruslah ditunjang oleh 3 pilar. Pilar pertama adalah akidah yang benar dalam diri setiap individu muslim. Akidah yang benar akan menghasilkan pola pikir dan pola sikap yang benar. Seorang muslim sejati akan mempunyai pola berfikir sesuai dengan pola pikir Islam, dan bertingkah laku sesuai dengan apa yang diatur dalam Islam.

Pilar kedua adalah masyarakat. Masyarakat Islam bukanlah masyarakat individualistis yang tidak peduli dengan keadaan masyarakat di sekitarnya. Pola pikir Islam menghantarkan masyarakat untuk peduli sesama karena kaum muslimin diibaratkan satu tubuh yang akan saling menopang satu sama lain. Berjalannya kontrol sosial akan menghasilkan masyarakat dinamis, yang meminimalisir keresahan masyarakat sehingga depresi dan stress dapat ditekan.

Dan yang sangat penting adalah pilar ketiga, yaitu negara. Pilar ini akan melindungi rakyatnya, dan memastikan seluruh kaum muslimin mendapatkan hak dan menjalankan kewajiban sesuai dengan taklif yang dibebankan Allah kepada setiap manusia. Negaralah yang melindungi nyawa dan harta rakyatnya, sehingga semua sebab yang akan menimbulkan keresahan dan kegelisahan masyarakat harus dihilangkan.

Demikianlah Islam menjaga nyawa setiap rakyatnya. Setiap aktifitas atau penyebab depresi dan stress seperti masalah ekonomi dan lainnya yang mengakibatkan seseorang kehilangan nyawanya harus dihilangkan. Islam akan menjamin suasana masyarakat yang saling tolong menolong dan peduli terhadap keadaan orang lain. Jika Islam tegak di bawah naungan Khilafah Islamiah, niscaya mati hina karena bunuh diri tidak akan terjadi, namun diganti dengan mati mulia dalam naungan Islam. Wallahu a’lam bish-shawwab

MOHON DISHARE YA