Tragedi Menara Grenfell dan Sekian Catatan Kegagalan Sistem Kapitalisme



KabarPos.Com - Menara Greenfell gedung apartemen berlantai 24 di sisi barat London telah terbakar dengan dahsyat yang terjadi pada sebuah, Rabu (14/6/2017) dini hari waktu setempat, memakan banyak korban jiwa dan luka serta ratusan orang yang kehilangan rumah mereka. Publik dihangatkan oleh respon masyarakat , termasuk respon cepat komunitas muslim Inggris, mereka membuka masjid bagi mereka yang membutuhkan tempat berlindung. Sejumlah penggalangan dana untuk memberikan dukungan finansial kepada mereka yang terkena dampak.

Menara Grenfell terletak antara Kensington dan Chelsea, yang secara statistik merupakan permukiman terkaya di Inggris. Kensington adalah daerah London yang terkenal makmur dengan jumlah properti yang sangat tinggi seharga £ 1 juta atau lebih, namun kebakaran tidak terjadi di blok flat mewah. Asosiasi penghuni Grenfell Action Group telah memperingatkan berulang tentang kemungkinan tragedi tersebut dengan alasan standar keselamatan kebakaran yang sangat buruk di Grenfell Tower dan tempat lain di Borough of Kensington dan Chelsea.

Masyarakat Inggris membicarakan kekhawatiran mereka terkait masalah perumahan dan menara-menara apartemen di seluruh London. Tampaknya orang-orang dan kebutuhan perumahan mereka bukanlah prioritas dalam sebuah sistem yang lebih suka memberi kesempatan bagi milyarder untuk membangun kolam renang, daripada menempatkan penyiram api di perumahan sosial. Hal ini disebabkan sistem di Inggris adalah untuk kaum elit kaya, bukan untuk pria biasa, wanita atau anak.
Menurut penelitian, kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin terus melebar di Inggris. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet menunjukkan warga Inggris yang kaya akan menikmati harapan hidup lebih besar dimana orang-orang di daerah kaya tinggal setidaknya delapan tahun lebih lama daripada mereka yang tinggal di Inggris bagian Utara dan Selatan Wales.

Ketika masyarakat di Barat menyadari kegagalan kapitalisme, ini menjadi kesempatan yang riil bagi kaum muslim untuk mendakwahkan Islam secara komprehensif kepada masyarakat luas yang telah menyaksikan krisis dan kegagalan kapitalisme. Sebuah sistem di mana lembaga perbankan menerima dana talangan £ 800 miliar namun 1 juta orang di Inggris sendiri merana dalam kemiskinan, bergantung pada bank makanan. Islam menghalangi kecenderungan manusia untuk mengadopsi kapitalisme yang rakus, kapitalismelah yang menciptakan monopoli tidak hanya dalam kekayaan tetapi juga dalam kekuatan politik.

Oleh: Umar syarifudin (pengamat politik Internasional)


MOHON DISHARE YA