Soal Perppu, Rizqi Awal : Tuduhan Keji bin Zalim! Pengubah Dasar Negara! Ndeso!

KabarPos.Com - Sangat disayangkan bahwa PERPPU No. 2 Tahun 2017 yg terkait dengan Organisasi Masyarakat tidak menggunakan proses kedewasaan dalam keadilan, dengan cara mengujinya di Pengadilan. Justru, yang ada sikap Antikritik dan Otoriter termaktub di dalamnya.

Menuduh Ormas sebagai gerakan Makar dan berusaha mengubah dasar negara adalah sesuatu yang keji. Sebab, selama ini UUD 1945 dan Pancasila, justru diubah melalui ketetapan sidang DPR/MPR. Berapa kali Amandemen UUD 1945 dilakukan. 4 Kali! Termasuk penggerak di dalamnya dalah PDIP selaku partai yang berkuasa.

Sangat keji juga bila dinilai bahwa Ormas akan mengubah negara, sebab banyak ormas islam yang justru tidak memiliki barisan keamanan ala militer yang sebenarnya itu justru ada di barisan-barisan "keamanan" di partai-partai politik. Apalagi, tuduhan keji terhadap teman-teman HTI yang mengatakan mereka berupaya menggulingkan kekuasaan. Padahal, HTI tidak memiliki sayap militer, dan tidak punya perwakilan ormas di Parlemen.

Sekali lagi, effect dari PERPPU ini bukan saja mengarahkan moncongnya kepada HTI, tetapi kepada semua yang menolak menyebutkan bahwa apa yang berasal dari JOKOWI adalah Pancasila. Ingat dan posisinya sama persis saat Soekarno berujar bahwa yang tidak sepakat dengan NASAKOM maka mereka anti Pancasila.

Ndeso! Begitulah kita melihat si pembuat PERPPU, si pendukungnya dan selama ini orang-orang JAHIL bin JAHAT bin KEJAM yang berada dibalik latar belakang penerbitan PERPPU ini. Apalagi dengan vonis minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup, perkara ini lebih KEJAM dibandingkan pelaku KORUP dan Pemerkosa yang justru rata-rata hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

PERPPU ini adalah bahasa "santun" berlindung dibalik KONSTITUSI untuk melanggengkan sistem REPRESIF sekaligus DIKTATOR OTORITER ala SIPIL. Inilah mengapa pernyataan "SAYA PANCASILA SAYA INDONESIA" adalah permulaan dari lahirnya sistem antikritik dan otoriter gaya baru kekinian.

Maka, ini tidak sekedar elemen ormas islam saja yang harus menolak PERPPU ini, tapi gerakan mahasiswa, LSM, Yayasan, Komunitas, parpol dan Individu harus melakukan penolakan keras terhadap PERPPU yang memberangus kebebasan berpendapat.

Rizqi Awal, SE. Sy
Penggagas Petisi Online Tolak PERPPU Ormas,
Ketua Komunitas Aktivis Alumni Rohis Indonesia.

Bagikan Info Ini :