Remaja Muslimah Zaman Now di Jember, Bangga Bicara Islam!


KabarPos.Com - Jember - Ahad, 25 Februari 2018 para remaja putri berkumpul di Mangli dalam sebuah kajian bulanan yang diadakan oleh komunitas Smart With Islam. Kajian kali ini mengusung tema "Bangga Bicara Islam" (menyikapi fenomena demam Dilan 1990, ada apa dengan Dilan?).

Pukul 08.00 WIB acara dibuka oleh MC, diawali dengan doa dan tilawah. Hadir sebagai pembicara yaitu Kak Yessy Ayu Anggraini, S.P., seorang aktivis dakwah sekaligus pemerhati masalah remaja. Kak Yessy memaparkan kondisi remaja saat ini, baik di Jember maupun di kota-kota lain, sangat mudah terbawa gaya hidup yang tidak islami.

Salah satu trend di kalangan remaja akhir-akhir ini adalah fenomena demam Dilan 1990. Setiap tahun selalu bermunculan film-film semacam ini yang makin menjauhkan remaja Islam dari ajaran agamanya. Bahkan lebih jauh lagi dapat menjadikan remaja terjebak pergaulan bebas.

Meningkatnya jumlah kasus HIV/AIDS disebabkan hubungan seksual antara lelaki dan perempuan, juga LGBT. Banyaknya kasus pembunuhan wanita hamil oleh pacarnya, kasus remaja hamil di luar nikah kemudian membunuh bayinya, sudah cukup menjadi bukti makin rusaknya kehidupan generasi kita saat ini.

Remaja Indonesia yang mayoritas muslim, mengapa justru melakukan banyak kemaksiatan? Tidak lain adalah karena jebakan arus budaya sekuler, yakni memisahkan agama dari kehidupan. Cara berpikir yang liberal (bebas) tanpa mau diatur oleh Sang Pencipta. Inilah yang menjadikan mereka menjadi generasi sekuler, generasi yang sibuk dengan "cinta picisan", lupa dengan cinta Allah.

Bagaimana seharusnya remaja Islam itu? Seperti yang difirmankan Allah dalam QS.Ali Imran: 31 "Katakanlah: 'Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu'. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". Jadi makna cinta kepada Allah yakni taat kepadaNya, menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

Islam agama yang sempurna (QS.Al-Maidah: 3), mengatur seluruh aspek kehidupan, yaitu hubungan manusia dengan Allah, hubungan dengan diri sendiri, dan hubungan dengan sesama manusia. Kesempurnaan aturan Islam inilah yang sekaligus menjadi solusi problematika manusia. Dalam Islam telah diatur bagaimana pergaulan laki-laki dan perempuan, adanya larangan khalwat dan ikhtilat, kewajiban menutup aurat, dan sebagainya. Dengan penerapan Islam itulah remaja akan terlindungi dari budaya sekuler.

Maka remaja Islam haruslah bangga beragama Islam, bangga bicara Islam, karena Islam adalah solusi sempurna dan paripurna (QS.Al-Baqarah: 208). Menjalankan Islam adalah kunci keselamatan dunia akhirat.

Lalu bagaimana caranya agar kita tahu Islam yang Kaffah dan menjadi remaja Islam yang istiqomah? Kak Yessy memberikan tips 4P, yaitu Pelajari, Pakai, Populerkan, dan Partnership.

Semua peserta antusias mengikuti materi dari awal hingga akhir. Saat sesi diskusi pun para peserta aktif bertanya dan menanggapi. Kemudian pukul 10.00 WIB acara ditutup dengan doa akhir majelis. [ ]


MOHON DISHARE YA