Jokowi Minta Tol Merak - Banyuwangi Sudah Nyambung di 2019


KabarPos.Com - Presiden Joko Widodo mengultimatum Menteri PUPR Basuki Hadimuljono agar segera menyelesaikan kewajibannya terkait progres pembangunan tol Trans-Jawa apapun yang terjadi.

Bahkan mantan Wali Kota Solo tersebut meminta agar ruas tol Merak hingga Banyuwangi kelar di tahun 2019. Hal itu ditegaskannya sewaktu memberikan sambutan dalam acara peresmian tol Ngawi-Kertosono, seksi Ngawi-Wilangan di Madiun, Kamis (29/3).

"Saya sudah sampaikan pada Bapak Menteri PU, akhir 2018 dari Merak sampai Pasuruan harus sudah sambung, bener-bener sambung. Akhir 2019 dari Merak sampai Banyuwangi harus tersambung," kata Jokowi.

Karena sudah target, maka segala konsekuensi dan tanggungjawabnya berada di Kementerian PUPR. Bahkan Jokowi tidak peduli apabila Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tidak bisa libur kerja.

"Terserah, gak bisa istirahat malam, gakbisa tidur, samalah kita ini. Karena kita kejar-kejaran dengan negara lain. Kalau gak serba cepat serba singkat, sudah ditinggal," tandasnya.

Salah satu contoh terlambatnya pembangunan infrastruktur yakni di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) di Cengkareng. Pasalnya sejak lama tidak ada penambahan landasan pacu, padahal pertumbuhan penumpang sangat pesat.

Akibatnya kini bisa dilihat, sejumlah pesawat harus berputar-putar dulu di atas bandara lantaran minimnya landasan pacu yang dimiliki.

"Sudah terlambat semuanya, airport Soetta sudah terlambat. Pertumbuhan penumpang cepat runway tidak nambah," imbuh dia.

Jokowi bersikukuh mengebut pekerjaan infrastruktur karena sejumlah hal. Selain mendesak dan dibutuhkan, infrastruktur dirasa dibutuhkan dalam pondasi bangsa. Selain itu, proyek infrastruktur mudah dilakukan, diawasi dan pengecekannya.

"Setelah tol selesai, saya kira Pak Gubernur dapat bersama menginstruksikan agar ada koneksi jalan tol dengan pelabuhan, tol dengan airport, tol dengan pelabuhan dan masih banyak lagi," ungkap dia.

Dirinya berharap di sisa-sisa waktu, proses tol dapat dikebut dan nantinya dapat dipergunakan sebagai jalur mudik secara maksimal.

"Yang biasanya 20-24 jam, mungkinnsetelah ada tol jadi 8-9 jam mungkin," pungkasnya.

(sar/JPC)

MOHON DISHARE YA